Senin, 19 Maret 2012

Tugas Pendidikan "Philip E.Vernon"

Tugas Kelompok Pendidikan tentang 'Philip E.Vernon'

Kristin Citra Napitupulu 11-051
Ade haryanto Sagala
Fiorella Silviani Simatupang 11-091


Teori faktorial menurut Philip E.Vernon mirip dengan konsepsi Spearman. Menurut Vernon (Subino Hadisubroto, 1984), bahwa dibawah faktor “G” itu terdapat dua faktor kelompok utama (major group factors) yang masing-masingmya adalah faktor pendidikan verbal (verbal educational factors) dan faktor praktis (practical factors). Yang pertama dibagi kedalam dua faktor kelompok minor (minor-group factors), yakni verbal dan numerical; sedangkan yang kedua dibagi menjadi kemampuan keruangan (spatial ability), kemampuan manual (manual ability), dan kemampuan mekanik (mechanical ability). Masing-masing bagian tersebut dibagi lagi menjadi faktor-faktor spesifik yang sangat besar jumlahnya dan mencakup lingkup yang sangat khusus.


Philip Ewart Vernon (6 Juni 1905-28 July 1987) adalah seorang psikolog Inggris. Ia belajar ras dan intelijensi. Lahir di Oxford, Inggris, ia menghadiri Sekolah Tinggi St John,Cambridge dan menerima gelar MA dan Ph.D. dari Universitas Cambridge pada tahun 1927. Vernon mempelajari kontribusi faktor lingkungan dan genetik untuk pengembangan intelektual. Dia menyimpulkan bahwa perbedaan individu dalam intelijen adalahsekitar 60% disebabkan faktor genetik, dan bahwa ada beberapabukti yang melibatkan gen dalam perbedaan kelompok rasial ditingkat rata-rata kemampuan mental.Dia menerima hibah dari Pioneer Fund, yang ia gunakan untuk mendokumentasikan perbedaan kelas sosial besar dalam skor IQditemukan di Amerika Serikat dan Inggris. Menurutsitus Dana Pioneer,


"analisis Perang Dunia I wajib militer militer Amerika menunjukkan bahwa rata-rata IQ anak yang lahir di kelas profesional adalah 123,sedangkan mereka yang lahir untuk pekerja tidak terampil rata-rata 96 Vernon menyimpulkan bahwa perbedaan kelas sosial memiliki dasar genetik.. Dia mendasarkan ini penilaian hasil penelaahanbukti-bukti bahwa kecerdasan anak diadopsi lebih banyak berhubungan dengan kelas sosial orang tua biologis merekadaripada orang tua mereka mengadopsi. Vernon menyarankan bahwa mobilitas sosial memungkinkan mereka yang memilikikecerdasan yang lebih tinggi naik dalam hirarki sosial, sedangkan yang dengan kecerdasan yang lebih rendah cenderung turun. "


Pada tahun 1949, Vernon ditunjuk sebagai Profesor Psikologi di Institut Pendidikan, Universitas London, dan kemudian diangkat kejabatan profesor penelitian di Institut pada tahun 1964.
Pada tahun 1968, pada usia 63, ia meninggalkan karir akademis yang aman di Inggris untuk memulai karir kedua di University ofCalgary.Philip E. Vernon Penghargaan di University of Calgary ini dinamaiuntuk menghormatinya.